oleh

UICI dan Indonesia

Oleh : Sujana Sulaiman (Kang Jana)

(Kepala LPMBB UICI)

Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) adalah kampus digital pertama di Indonesia yg proses belajar mengajarnya memanfaatkan kemajuan teknologi AI DSTLS.

Mahasiswa memiliki kebebasan untuk belajar kapan saja dan di mana saja. Tidak ada kelas sebagaimana kampus konvensional.

Keunggulan ini mendapatkan sambutan luar biasa dari seluruh wilayah.

Berdasarkan data hari ini, Calon Mahasiswa Baru UICI TA 2022/2023 tersebar di 34 provinsi yg meliputi 406 Kota-Kabupaten di Indonesia.

Dengan demikian, UICI telah mencakup 100% provinsi yg jumlahnya 34 dan 78,9% kota-kabupaten di Indonesia yg jumlahnya 514.

Kami memperkirakan pada Gelombang Kedua PMB 2022/2023 yg akan dimulai pada 2 Juli 2022, sebaran mahasiswa ini akan lebih meluas dan meningkat menjadi 90% atau sekitar 462 kota-kabupaten.

Data di atas menunjukkan bahwa UICI benar-benar telah meliputi dan menjangkau seluruh Indonesia dan dengan dukungan seluruh KB HMI-KAHMI, insya Allah dalam bbrp waktu ke depan akan menjadi pendorong utama dalam proses digitalisasi masyarakat Indonesia menuju kehidupan yg lebih baik, maju dan sejahtera.

Kita semua patut bersyukur atas semua ini karena Keluarga Besar HMI-KAHMI telah menunjukkan jati diri sebagai kelompok masyarakat yg kompak, gandrung dan parsitipatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta telah mampu menyediakan pendidikan tinggi yg berkualitas tinggi dengan biaya terjangkau.

“Sekali layar terkembang, surut kita berpantang” demikian para leluhur kita memberikan nasihat dan memberi dorongan semangat.

UICI telah melangkah, hanya ada satu tekad Yakin Usaha Sampai untuk Kemajuan Bersama.

Terima kasih atas perhatian, partisipasi dan dukungan seluruh Guru Besar, Doktor, Intelektual dan Alumni serta Anggota HMI kepada UICI.

Semoga dicatat oleh Para Malaikat menjadi amal ilmu bermanfaat yg pahalanya akan mengalir terus sampai akhir zaman. Barakallah..

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.