oleh

Sikapi Munas Palu, KAHMI Kepri Gelar Rakor

Tanjungpinang (infoluarbiasa.com)-Majelis Wilayah (MW) Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kepri mengadakan rapat koordinasi (Rakor) dengan Forum Alumni Kohati (Forhati), dan Majelis Daerah (MD) KAHMI se-Kepri, menyusul bakal digelarnya Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI ke 11 di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), akhir November nanti.

Rakor yang dilangsungkan secara online via zoom itu, Rabu malam (26/10), dipimpin Ketua KAHMI Kepri, Ibrahim Koto. “Rakor dibuat dalam rangka menyikapi Munas nanti. Kira-kira apa agenda yang akan dibawa KAHMI Kepri saat Munas, selain membicarakan dan menetapkan siapa yang menjadi utusan,” ujarnya.

Dalam arahannya, Ketua Umum (Ketum) KAHMI Kepri, Dr. Suryadi, MH mengatakan, Munas hendak membahas beberapa agenda, diantaranya, peran KAHMI kedepan dan menetapkan presidium nasional (Presnas).

Suryadi

“Munas mau dilaksanakan satu bulan lagi. Oleh karena itu MW (KAHMI) beserta MD dan Forhati perlu Rakor untuk menyikapinya (Munas),” ujar doktor ilmu hukum dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) itu.

Seperti diketahui, Munas yang diadakan 24-28 November 2022, akan dibuka Presiden Jokowi pada 25 November 2022. Acara itu menampilkan seminar dengan beberapa nara sumber level nasional, diantaranya, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhajir Efendi, Ketum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir dan Ketum PBNU KH Yahya Cholis Staquf.

Selain itu, juga akan tampil Menko Polhukkam RI, Moh Mahfud MD, Mendagri Dr. Tito Karnavian, Panglima TNI Andika Perkasa, dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Perhelatan lima tahunan organisasi alumni terbesar di tanah air ini diperkirakan dihadiri ribuan peserta.

Ibrahim menyambut gembira diadakannya Rakor KAHMI Kepri itu. Sebab, menurutnya, setiap Munas pasti menarik minat alumni KAHMI. “Selain banyak agenda yang akan dibahas, forum Munas juga menjadi ajang silaturahim mantan aktivis yang sewaktu mahasiswa aktif di HMI,” ujar Ibrahim yang sehari-hari bekerja di Otorita Batam.

Rakor memutuskan bahwa setiap MW dan Forhati mengutus minimal satu orang peserta, dan MW mengirim dua orang. “Berarti nanti ada minimal 10 orang utusan dari KAHMI Kepri yang ikut Munas,” kata Suryadi yang belakangan namanya digadang-gadang sebagai kandidat calon Walikota Tanjungpinang pada Pilkada 2024.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.