oleh

Ketua MW KAHMI Kepri Kecam Pernyataan Ketua SC Rakornas IV KAHMI

Tanjungpinang (infoluarbiasa.com)-Rapat kerja nasional (Rakornas) IV KAHMI yang diadakan Jumat-Ahad (25-27/2), di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), berakhir dengan hasil yang tidak menggembirakan. Menyusul keluarnya dukungan Ketua Steering Committee (Panitia Pengarah) Rakornas, Fachrul Razi kepada Walikota (Wako) Batam, M.Rudi, untuk menjadi Gubernur Kepri, 2024 nanti.

Akibatnya, Ketua Majelis Wilayah (MW) KAHMI Provinsi Kepri, Dr.Suryadi, MH mengecam keras pernyataan Fachrul Razi tersebut. Dalam sambutan saat malam ramah tamah, Fachrul Razi mendoakan dan menjunjung Wako Batam, Rudi menjadi Gubernur Kepri pada 2024.

“Majelis Nasional (MN) KAHMI harus bersikap negarawan, tidak boleh ikut politik praktis dengan menyokong seseorang menjadi Gubernur Kepri 2024. Saya sangat menyesalkan pernyataan Ketua SC Rakornas, Fachrul Razi yang menyatakan mendukung Rudi menjadi Gubernur Kepri,” ujar Suryadi kepada infoluarbiasa.com, Sabtu malam (26/2).

Fachrul Razi mengeluarkan pernyataan dukungan kepada Wako Batam, Rudi, menjadi Gubernur Kepri ketika dia memberi sambutan sebagai Ketua SC pada acara ramah tamah usai penutupan Rakornas IV KAHMI, Sabtu malam (26/2), di Batam. Ramah tamah itu sekaligus mendengar orasi Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta. Rakornas itu sendiri ditutup Sabtu sore (26/2).

Suryadi menilai Fachrul Razi sudah lari dari domainnya sebagai ketua SC Rakornas. Itu sebab, dia menilai Fachrul Razi sangat tidak tepat mengeluarkan dukungan kepada Wako Batam untuk menjadi Gubernur Kepri 2024. Selain kapasitas Fachrul Razi yang cuma ketua SC Rakornas, dia juga seolah-olah mengatas namakan MN KAHMI.

“MN KAHMI harus berdiri pada semua golongan, oleh karenanya tidak patut Fachrul Razi yang semestinya hanya mengurus Rakornas, kok malah mengeluarkan statement politik yang jelas-jelas bukan ranah dia (Fachrul Razi),” ujar ustadz kondang di Kepri ini.

Selain menyesalkan pernyataan Fachrul Razi, Suryadi juga menyayangkan sikap MN KAHMI yang tidak bisa mengontrol anggotanya dalam berbicara di depan publik, terutama yang berkaitan dengan maklumat politik. “MN KAHMI merupakan presidium yang personalnya sudah pakar di bidangnya, termasuk dalam komunikasi publik. Ajari dong anggotanya untuk mengeluarkan resolusi politik, jangan asal becakap aja. Ini KAHMI loh, nasional lagi,” ujar doktor ilmu hukum ini kesal.

Suryadi berharap Fachrul Razi segera sadar diri dan tidak mengulangi perbuatannya dalam memberikan afirmasi politik. “Sadarlah, minta maaf dan cabut pernyataan itu,” ujar Ketua Dewan Dakwah Provinsi Kepri itu.

Dukungan kepada Wako Rudi untuk menjadi Gubernur Kepri 2024, ternyata disampaikan juga oleh ketua Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Batam, Amsakar Achmad. Dia pun menilai Wako Rudi sudah cocok menjadi Gubernur Kepri 2024 nanti.

Sementara itu, Wako Rudi yang di puja-puji ternyata tidak pernah hadir dalam Rakornas IV KAHMI tersebut. “Sekarang pak Rudi lagi melihat rakyatnya di Kabupaten Karimun. Mudah-mudahan beliau bisa hadir dalam acara ramah tamah Rakornas IV KAHMI malam ini,” ujar Fachrul Razi lagi.

Dukungan untuk Rudi menjadi lengkap. MN KAHMI dan MD KAHMI Kota Batam, sama-sama kompak berharap orang nomor satu di Kota Batam itu, segera menjadi Gubernur Kepri pada 2024 nanti. Cuma MW KAHMI Kepri saja yang bersikap netral. (rmb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.