oleh

Kasus Gangguan Ginjal Akut Pada Anak, Ini Penjelasan Kadinkes Tanjungpinang

Tanjungpinang (infoluarbiasa.com)- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kota Tanjungpinang meningkatkan kewaspadaannya menyusul banyaknya pemberitaan kasus gangguan ginjal akut pada anak. Ada sejumlah obat yang disinyalir sebagai penyebab adanya kasus tersebut.

“Dinkes sudah menerima surat dari Kemenkes dan melakulan kordinasi dengan Dinkes Provinsi Kepri dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan juga Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI),” ujar Kepala Dinkes PP dan KB Tanjungpinang, dr.Elfiani Sandri, Kamis (20/10), di Tanjungpinang.

Menurutnya, dalam surat edaran Kementrian Kesehatan RI, nomor : SR.01.05/ III/ 3461/ 2022, tertanggal 18 Oktober 2022, pada point 9 dijelasnya, Dinas Kesehatan Daerah Provinsi, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten/Kota, dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan harus melakukan edukasi kepada masyarakat.

Pertama, perlunya kewaspadaan orang tua memiliki anak (terutama usia < 6 tahun) dengan gejala penurunan volume/frekuensi urin atau tidak ada urin, dengan atau tanpa demam/gejala prodromal lain untuk segera dirujuk ke fasilitas kesehatan (Faskes) terdekat.

Kedua, orang tua yang memiliki anak terutama usia balita untuk sementara tidak mengkonsumsi obat-obatan (berbentuk cair) yang didapatkan secara bebas tanpa anjuran dari tenaga kesehatan yang kompeten sampai dilakukan pengumuman resmi dari Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketiga, perawatan anak sakit yang menderita demam di rumah lebih mengedepankan tata laksana non farmakologis seperti mencukupi kebutuhan cairan, kompres air hangat, dan menggunakan pakaian tipis. Jika terdapat tanda-tanda bahaya, segera bawa anak ke Faskes terdekat.

“Prinsipnya, kami terus meningkatkan perhatian terhadap kasus gagal ginjal akut tersebut. Dan surat dari Kemenkes jadi acuan untuk dilaksanakan di lapangan,” tegas Elfiani Sandri.(*).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.