oleh

Gubernur Ansar Serahkan Bantuan Rp920 Juta ke PDM Muhammadiyah Tanjungpinang

Tanjungpinang (infoluarbiasa.com)-Sehubungan dengan akan masuknya bulan ramadan 1413 H, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri mengirim sebanyak 50 orang dai ke pelosok terpencil guna memudahkan masyarakat dalam menjalani ibadah pada bulan suci ini.

“Menyambut ramadhan tahun 2022, kita sudah kirim 50 orang dai ke mesjid dan mushola yang ada di pelosok, pulau-pulau yang jauh,” ujar Gubernur Kepri H.Ansar Ahmad, Ahad malam (20/3), di Tanjungpinang.

Ansar mengatakan hal itu ketika dia memberi sambutan usai acara penyerahan bantuan dari Pemprov Kepri kepada Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tanjungpinang sebanyak Rp920juta. Acara itu diberi tajuk, “Silaturahim Gubernur Kepri H.Ansar Ahmad, SE, MM dengan Warga Muhammadiyah”.

Menurut Ansar, sedianya bantuan yang diserahkan sejumlah 1 miliar rupiah. Tapi karena alasan refocusing, maka bantuan tersebut dikurangi sebanyak delapan (8) persen. “Jadinya bantuan ini jumlahnya 920 juta rupiah,” ujarnya.

Ditambahkan, selain menjadi penceramah agama, Ansar juga mengharapkan para dai yang dikirim ke pulau-pulau yang ada di pelosok tersebut untuk dapat mendata mesjid dan mushola yang kondisinya sudah memprihatinkan.

“Kita akan anggarkan untuk membantu masjid atau mushola yang kurang layak lagi supaya masyarakat lebih nyaman untuk beribadah,” ujar mantan anggota DPR RI ini.

Hadir dalam acara penyerahan itu, Pj.Sekda Kepri Eko Sumbaryadi, Kaban Kesbangpol Dr.Lamidi, para Staf khusus Sarafuddin Aluan, Nazaruddin, Suyono, dan Basyaruddin Idris, para pejabat eselon II, PWM (Pengurus Wilayah Muhammadiyah) Kepri, diantaranya, Rafres Nawi, dan Edward Mandala, Ketua FKUB Kepri Hendarlin Umar, Ketua FKDM Kepri Ridarman Bay, Ketua MUI Tanjungpinang yang juga Ketua FKPT Kepri Dr.Fauzi, dan Ketua PDM Muhammadiyah Tanjungpinang Mukhtar Sujadi. Acara diawali dengan sholat isya berjemaah.

Ansar mengharapkan pada Ramadan tahun ini dapat dijalani masyarakat dengan penuh kesederhanaan. Apalagi disaat perekonomian yang tidak mengembirakan. Jangan jor-joran. Puasa di pagi dan siang hari, tapi melepaskan selera saat berbuka puasa.

“Yang utama pada bulan Ramadhan adalah bagaimana kita dapat menjalaninya dengan melakukan amal ibadah puasa secara penuh dan khusu’. Dengan harapan kita nantinya menjadi insan yang bertakwa kepada Allah SWT,” ujar Ansar yang juga dikenal sebagai penceramah agama yang handal.(rmb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed