oleh

Fajrul Anshory, Putra Kepri Juarai Lomba Wushu Tingkat DI Yogya

Tanjungpinang (infoluarbiasa.com)-Anak jatuh tidak jauh dari pohonnya. Setelah ayahnya, kini Fajrul Anshory yang menjadi juara lomba Wushu tingkat Provinsi Yogyakarta. Fajrul utusan dari kampusnya, Universitas Islam Indonesia (UII).

“Alhamdulillah, putra kami Fajrul Anshori mahasiswa UII berhasil menjuarai Lomba Wushu tingkat Provinsi Yogyakarta,” ujar Saparilis, orang tua Fajrul, Selasa (6/9), di Tanjungpinang.

Awal Agustus lalu, (12/8), Saparilis yang memperoleh penghargaan dari UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization), badan dunia yang fokus pada perlindungan situs-situs sejarah dan budaya, yang berkantor pusat di Paris, Perancis, sebagai Pemantun Adat Melayu dari Kepri.

Saparilis wajar senang, karena selain dirinya yang dapat penghargaan, putranya Fajrul juga beroleh juara lomba Wushu tingkat Provinsi Yogyakarta. “Padahal peserta lomba tersebut cukup ramai, ada sekitar 50 orang,” ujarnya.

Wushu adalah seni bela diri yang berasal dari China. Wushu bisa diartikan sebagai seni untuk bertempur atau bela diri (martial arts).

Menurut Saparilis, Fajrul yang kelahiran Tanjungpinang 2002 ini, memang sudah sering menjadi juara. Anak kedua dari pasangan Saparilis dan Zuraini ini pernah jadi peserta piala presiden tahun 2018. Kemudian Juara 1 Jeet Kune Do Shaolin Kungfu 2019, dan Juara 1 Eskesbisi Pemkab DIY Wushu Sanda.

Sekarang, lulusan pondok pesantren Ali Maksum Krapiyak Yogja ini kuliah di Fakultas Ekonomi UII jurusan Studi Pembangunan, semester 6 (enam).(rmb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.