oleh

DPKP Ajak Masyarakat Waspada Kebakaran

Tanjungpinang (infoluarbiasa.com)- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang menggelar pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran melalui sosialisasi dan edukasi warga.

Kegiatan tersebut diadakan, Jumat (1/4), di Aula SMAN Tanjungpinang. Hadir dalam acara itu, Walikota Tanjungpinang Hj.Rahma, S.IP, relawan kebakaran dan ibu-ibu anggota PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga).

Menurut Kepala DPKP Kota Tanjungpinang Hantoni S,sos , kegiatan itu bertujuan dalam upaya mendorong partisipasi masyarakat di bidang pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

“Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini supaya bertambahnya pengetahuan masyarakat betapa pentingnya mewaspadai bahaya masyarakat,” jelas Hantoni.

Dikatakan, pelayanan damkar salah satu pelayanan dasar dimana setiap masyarakat wajib mendapatkan pelayanan pemadaman kebakaran

“Bahaya kebakaran masih mejadi ancaman, dari data 42 kali kasus, kejadian kebakaran hutan dan lahan. Oleh karena itu tema upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran,” katanya.

Sementara itu, Hj Rahma mengatakan pemerintahan daerah menetapkan kebakaran sebagai salah satu urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar bidang ketentraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

“Ini adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Pemko Tanjungpinang berkaitan dengan meminimalkan atau mengedukasi masyarakat bagaimana cara meminimalkan resiko kebakaran tentunya kedepannya kita lebih siap siaga. Salah satu penyebab kebakaran selain dari faktor alam juga terjadi oleh kelalaian manusia,” jelas Rahma.

“Hari ini ada istimewa kita hadirkan kelompok PKK karena tentu ini berkaitan yang bisa menyebabkan kebakaran salah satu sumber kebakaran terjadi akibat kelalaian dari kompor yang tidak dimatikan atau alat masak yang tidak tersimpan dengan baik atau hal-hal yang memancing timbulnya kebakaran,” tuturnya.(kol)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.