loading...

Wednesday, May 9, 2018

HEBOH,.!!! VIDEO SAD : ANAK KECIL VS TANTE DI HOTEL

Beberapa waktu kemaren tersebar video porno yang berjudul SAD ke internet, yang saya terima hari ini informasinya belum diketahui video ini dibuat dengan motif apa. Di dalam video tersebut memperlihatkan seorang anak kecil yang kira-kira berumur 10 tahun dipaksa berhubungan badan dengan seorang wanita dewasa.




Cuplikan Video SAD . Day 3

Pertama-tama gw mau jelasin dulu kenapa gw membuat postingan ini, Sudah banyak memang video porno yang dibuat orang indonesia secara sembunyi-sembunyi beberapa malah sudah ada yang HQ(High Quality). Tapi yang ini, bener-bener beda, aneh dan kelewatan. pasalnya seorang anak laki-laki yang menurut pandangan gw dia adalah anak jalanan kemudian diajak oleh beberapa orang dewasa(Tim) untuk melakukan hubungan badan. yang nantinya direkam untuk kepentingan Tim mereka. Entah itu dijual ke pasar gelap atau hanya untuk kepuasan pribadi. belum jelas motifnya.
Dalam video yang gw dapati itu, Di sana tertuliskan DAY 3, yang artinya bukan hanya satu kali adegan tersebut dilakukan, atau kegiatan itu berlangsung. bisa jadi yang dimaksudkan DAY 3 itu adalah hari ketiga dengan mangsa yang berbeda. Bisa jadi sudah banyak anak jalanan yang sudah berhubungan badan dengan TIM tersebut.



FYI : Dari logat dan bahasa yang terdengar di video, ini seperti bahasa daerah Jawa Barat. dan apakah mungkin memang orang yang Berasal Dari jawa barat pelakunya ??
Dan ada nama yang di sebut juga di sana yaitu



Dede : Anak kecil yang diajak berhubungan badan
Intan : Wanita dewasa yang mengajak berhubungan badan
Seperti judul videonya SAD, yak, memang sedih. atau lebih tepatnya miris. Indonesia bisa rusak dengan penyebaran video seperti ini. walaupun di negara lain memang banyak yang seperti ini, tapi plis jangan indonesia juga ikut-ikutan.

Video yang berjudul SAD ini mungkin akan viral di Indonesia(sama kaya video hana). Karena nitizen kebanyakan memang menyerang atau menyerbu hal-hal seperti ini. Ya, memang harus diviralkan, dan dituntas habis yang seperti ini, agar tidak terjadi lagi di indonesia khususnya.

No comments:

Post a Comment