Wednesday, April 5, 2017

Ahok di Cecar Pertanyaan Hubungan Ikan Kerapu dengan Al-Maidah oleh Hakim

Pada sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang memasuki sidang ke-17 pada tanggal 4 april 2017 kemarin. Agenda sidang pada kali ini adalah pembuktian dari jaksa penuntut umum dan penasihat hukum serta keterangan terdakwa.
 sidang ahok ke-17


Dalam sidang ke-17 ini Ahok di cecar  pertanyaan hubungan ikan dengan surat Al-Maidah.
Ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto menanyakan apa hubungannya antara budidaya ikan kerapu dan surat al-maidah ayat 51 dalam pidato ahok sewaktu di pulau pramuka, kepulauan seribu pada tanggal 27 september 2016 yang lalu, dimana ahok membawa-bawa surat al-maidah ayat 51 pada isi pidatonya yang mana diketahui bahwasanya ahok bukanlah seorang muslim.

"Maksudnya saudara itu apa.? ikan dengan Al-Maidah itu apa hubungannya?"
tanya ketua hakim kepada ahok pada persidangan ke-17 tersebut.

kemudian dari pertanyaan tersebut Ahok menjawab bawasanya dirinya mengutip surat Al-maidah lantaran dirinya tidak mendapatkan tanggapan dari ibu-ibu yang hadir saat sosialisasi tersebut. Ahok merasa ibu-ibu yang hadir tidak antusias padahal program yang tawarkan sangatlah menarik.

"Saya sampaikan berkali-kali keuntungan program ini, tapi warga kurang respons. Saya tebak-tebak, apakah karena uang. Terlintas ini jangan-jangan kayak di belitung, orang polos, karena dia pikir dalam pilkada, harus bayar budi nih kalau milih progra" jawab Ahok.

Kemudian Hakimpun kembali bertanya kepada terdakwa dugaan penodaan agama ini.

"saudara katakan, jangan-jangan seperti di Belitung, apa itu? (tentang) panen kerapu juga.?

dan Ahok langsung menjawab, " Bukan, selebaran menolak saya menjadi gubernur. (Pilkada 2007)".

"ya ini hubungannya apa? saudara disini ini (kepulauan seribu) bukan kampanye Pilkada. Sedangkan di Belitung peristiwa Pilkada 2007 masalah Al-Maidah itu. Gimana sambungkan di pikiran saudara itu.?" tanya hakim kembali.

selanjutnya Ahok menjelaskan bawahasanya Pulau Belitung sangatlah kecil, sehingga satu sama lainnya saling kenal mengenal, bahwak suatu waktu, pernah ada seorang ibu yang mengadu kepada Ahok kalau ibu tersbut sangat suka dengan program Ahok namun ibu tersebut tidak bisa memilih Ahok karena berbeda agama.

"Dia bilang 'mohon maaf hok, ibu gak pilih kamu', kenapa saya tanya, 'ibu takut murtad, meninggalkan agama ibu'' kata Ahok.

No comments:

Post a Comment