loading...

Sunday, February 12, 2017

Bukan Hanya Memplintir Berita, Wartawan MetroTV Membuat Berita Palsu

Setelah melakukan pemelintiran berita dan telah meminta maaf, ternyata tidak membuat METRO TV jerah untuk memberikan berita yang memojokkan ummat islam, dan yang sangat parah adalah yang baru-baru terjadi dan lagi hangat-hangat nya di perbincangkan oleh banyak orang, Metro TV melakukan atau membuat berita palsu atau memfitnah para aksi damai 112.

Dimana Salah satu wartawan Metro tv yang sedang meliput aksi damai 112 mengaku bahwa ia telah dipukul, wartawan metro tv yang bernama Desi tersebut mengaku mengalami luka di bagian kepala akibat di hantam pakai kayu pada aksi 112 tersebut dan mengalami luka memar serta sakit di sekujur tubuh.
dengan pemberitaan tersebut membuat banyak Netizen Geram dengan pengakuan wartawan MetroTV tersebut. 
 Metro tv memfitnah

Berikut peryataan Azzam Mujahid Izzulhaq melalui akaun Facebook miliknya
"Media sampah setelah memfitnah ulama sekarang bermain playing victim bahwa wartawannya dipukuli peserta Aksi 112.
Ayo buktikan. Tunjuk pelakunya siapa? Sertakan buktinya? Sertakan hasil visumnya.
Sahabat di sini yg mengetahui siapa pelakunya, hubungi saya. Mari bersikap jantan mempertanggung jawabkan jika memang benar adanya. Selama proses hukum, kehidupan keluarganya saya bantu menanggungnya.
Tapi jika tidak ada dan kemudian kejadian ini adalah fitnah selanjutnya, maka Demi Allah, saya akan mendoakan kebangkrutan bagi perusahaan media sampah tersebut serta azab pedih bagi satu per satu mereka.
***
Berikut pernyataan saksi (updated 12/2 5:02 PM):
"saya saksi,bahwa td ada reporter dan kameramen tv yg itu,tp Demi Allaah saya tdk melihat ada yg memukul,laskar fpi malah memanggil anggota TNI dan kemudian 2 crew tv tsb diamankan tanpa ada tindakan pemukulan,kejadian di katedral." (Akun Facebook Nuk Sri Rahayu).
"Ane juga saksi hidup tafz..
Kalo di teriakin "usir" emang iya..
Tp pas dia berusaha keluar dr kerumunan masa justru satgas FPI yg melindungi.
Emang ada timpunkan botol air mineral,tp itu juga tdk tepat mengenai kedua reporter itu.
Tp kalo smp ada pemukulan dgn kayu dan smp lebam..it fitnah". (Akun Facebook Abu Yasin Rifa'i)
"oh wartawan metromini yang tadi diteriaki "usir usir usir..." ya? yang cewe rambut pendek agak tua dan jelek (ga cakep sama sekali) trus yang cowo ga lihat. saya didepan mereka persis tadi cuma ga ada yang mukul kok, cuma diteriakin "usir......" doang. mungkin karena yang teriak dari lantai satu sampai lantai lima yang bikin mereka terguncang :D" (Akun Facebook Kurniawan Budi Irianto)
"Saya jg kebetulan ada disitu Pak, saya lihat sendiri tdk ada pemukulan tapi kalau mereka tdk dilindungi laskar FPI, bisa jd bonyok mereka krn massa jg ada yg marah, TNI segera datang setelah massa yg berkerumun semakin banyak". (Akun Facebook Sri Wahyuningsih)
"G ada yg bawa bambu ustad spt yg dberitakan media n g ada pemukulan....cm diusir doang aplg wartawannye namanye Desi bo cemen dong klo sampe mukul cewe krn mmg lbhbaik g ada metrotipu d stiap aksi percuma beritanya jg dipelintir...( saya jg saksi krn sy Pj tim kebersihan dr FPB/FUI )". (Akun Facebook Murniati Ali)
"Sy juga liat dengan mata kepala saya sendiri. Demi Allah tidak ada pemukulan apapun terhadap wartawan met*otivi ataupun ko*pas, hanya digiring keluar untuk menghindari aksi fitnah mereka". (Akun Facebook Kang Muhil)
"Fitnah, sy melihat dgn mata kepala sendiri mereka digiring oleh FPI utk keluar area masjid, tdk ada pemukulan sama sekali malah cenderung diamankan dari masa yg ga suka dgn kehadiran mereka..." (Akun Facebook Nina Thalib)
"Saya ada disana juga waktu kejadian "usir..usir..." Tapi tidak ada yang dipukul sama sekali...itu hanya fitnah!!!" (Akun Facebook Gunawan Tyas Jatmiko).
"Ke jadian di depan ane. Mereka hanya di giring kluar acara karena metro tivu tdk kredibel dalam pemberitaan. Tugasa wartawan menyiarkan berita tetapi harus adil dan jujur. Ini tdk jujur malahemutar balikan fakta". (Akun Facebook Nurhasan Fahmi)
"Saya saksi mata melihat dari lantai 3 mesjid tidak ada pemukulan , klo teriakan usir iya ada, pelemparan botol air mineral pun tidak mengenai orangnya bahkan jauh sekali.Bahkan yang mengawal cecunguk metrotivu adalah laskar-laskar FPI sampai keluar lokasi.Sangat fitnah apa yang di beritakan metrotivu." (Akun Facebook Firman Nurhamdan)

No comments:

Post a Comment