Tuesday, November 1, 2016

Teknologi Kloning dan Penjelasan dalam Al-Quran

Teknologi kloning selalu menjadi subjek bahasan yang menarik bagi para ilmuwan. Bagaimana tidak, teknologi ini memungkinkan sebuah mahkluk hidup diciptakan tanpa proses perkawinan.Hasil gambar untuk KLONING
Teknologi kloning dimungkinkan dengan menggunakan DNA makhluk yang akan dikloning. Kloning dapt dilakukan jika sekuensi DNA dari sel induk dapat ditentukan.


Sebelumnya, proses kloning berhasil dilakukan pada seekor domba yang dinamakan Dolly. Kloning tersebut dilakukan dengan cara mengambil inti dalam sel telur yang telah dibuahi. Selanjutnya, sel telur tersebut dititipkan dalam rahim domba betina.

Secara singkat, teknologi kloning memungkinkan pembiakan makhluk hidup tanpa proses seksual. Seperti dikutip dari buku 'Sains Berbasis Alquran' karangan Ridwan Abdullah Sani kondisi yang sama terjadi pada kehadiran Nabi Isa.

"(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat[195] (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)," bunyi Surah Ali Imran ayat 45.

Kondisi Nabi Isa yang lahir tanpa ayah dijelskan dalam Surah Az- Zukhruf ayat 59. Surah tersebut menjelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan tanda-tanda kekuasan Allah.

"Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail," bunyi ayat tersebut. ​

No comments:

Post a Comment