loading...

Saturday, November 12, 2016

Donald Trump jadi Presiden, Inilah Ungkapan Mengerikan Peramal Baba Vanga Sebelum Meninggal

Sebagaimana diketahui, banyak yang menilai Donald Trump tak punya kapasitas mumpuni sebagai pemimpin negara.

Baba Vanga pernah mengucapkan bahwa Amerika Serikat akan memiliki presiden pertama berkulit hitam, yang mana adalah Barack Obama.
trump dan peramal baba

Ramalan ini kemudian terbukti benar. Baba Vanga menyebut, warga menaruh harapan besar di pundak sang presiden kulit hitam pertama Amerika itu.

Ramalan ini pun juga benar, karena saat Obama terpilih, warga Amerika mendengung-dengungkan jargon 'Hope' (harapan) untuk menggambarkan terpilihnya Obama.

Bahkan, poster kampanye Obama yang legendaris itu pun sampai memasang kata Hope itu. Ramalan Baba selanjutnya, lagi-lagi benar.

Ia mengatakan, meski rakyat memberi harapan besar kepada sang sosok presiden kulit hitam ini, tapi, yang terjadi malah kebalikannya.

Sang presiden itu malah membawa Amerika ke krisis ekonomi, yang akhirnya menjalar ke negara lain. Terbukti, Amerika mengalami krisisi ekonomi hebat di masa pemerintahan Obama.

Dunia, terutama Eropa, sampai mengalami krisis moneter. Nah, ramalannya yang terakhir soal sosok presiden kulit hitam ini, adalah yang paling mengerikan.

Dia mengatakan, bahwa sang presiden, akan menjadi 'sosok yang terakhir'. Tidak jelas apa maksud Baba Vanga, tapi banyak yang meyakini, bahwa Donald Trump akan membawa AS menuju kehancuran, sehingga tak ada lagi presiden yang akan terpilih.

Ada juga yang mengartikan, bahwa Obama adalah orang yang terakhir yang bisa menyelamatkan Amerika. Sehingga, siapapun presidennya, termasuk Donald Trump, hanya akan membawa Amerika lebih terpuruk dari saat ini.

Baba Vanga memang banyak mengucapkan ramalan yang akhirnya terbukti benar di masa depan. Misalnya, terjadinya pergolakan revolusi di Arab atau lebih dikenal dengan Arab Spring, yang dimulai di tahun 2010.

Kemudian, dia juga meramal akan terjadinya peristiwa hancurnya Menara kembar WTC oleh serangan treroris.

Baba Vanga lahir di daerah pegunungan di pelosok Bulgaria. Diyakini, dia mengalami buta akibat jadi korban bencana badai di daerahnya.

Setelah terkena angin puting beliung, Baba Vanga terlempar ke udara, lalu ketika terhempas ke tanah, ia mengalami cedera hebat di matanya.

Sejak peristiwa ini, ia banyak membuat ramalan-ramalan tentang kehidupan di masa depan. (Metro.co.uk)

No comments:

Post a Comment