Saturday, October 15, 2016

Sophia Latjuba jadi Jubir Ahok, dinilai Kurang Sopan Dan Ia Pesimis Apa jadinya Jakarta Tanpa Ahok

Di tengah hebohnya pemberitaan soal bursa pencalonan Gubernur DKI Jakarta tahun 2017, nama Sophia Latjubamuncul menarik perhatian. Bagaimana tidak, dirinya yang selama ini lebih banyak berkecimpung di dunia entertainment didapuk sebagai juru bicara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Sophia pun menegaskan bahwa proses ini dilakukannya karena sangat percaya dengan kinerja Ahok sebagai Gubernur Jakarta. Saat ditemui belum lama ini, ia pun mengungkapkan kelebihan seorang Ahok di matanya selama ini.


Sophia pesimis jika Jakarta tidak dipimpin Ahok. / ©Instagram Sophia Latjuba

"Program Ahok sudah banyak yang berjalan, birokrasi sudah berhasil ditekan, korupsi dan pajak, Jakarta tambah hijau, genangan air kurang. Tetapi kalau Jaksel memang punya masalah sendiri, sepertinya memang butuh karakter seperti itu. Meskipun ahok dinilai kurang sopan, kita perlu tangan besi untuk menangani masalah-masalah yang begitu, susahlah. Tetapi beliau bisa melakukan, tetapi dikasih waktu lebih. Saya pesimis apa jadinya Jakarta kalau tidak dipimpin Ahok," jelas Sophia saat ditemui di kawasan Jalan Brawijaya, Kebayoran, Jakarta Selatan, Kamis (13/10).

Sophia pun merasa Ahok layak diberi kesempatan kedua untuk memimpin Jakata. Baginya, membangun kota sebesar Jakarta memang butuh banyak waktu.

"Pendidikan sendiri, kembali Ahok sebagai mengeksekusi visi beliau secara benar secara jujur. Lihat Oktober 2017 Jakarta seperti apa. Ini semua makan waktu, dari sebuah kebobrokan, dari sebuah kota metropolitan," lanjut Sophia.

Soal elektabilitas Ahok yang mulai menurun, Sophia ternyata memiliki jawaban sendiri. "Karena sebelumnya, dua lawan ini tidak ada. Ya jelas secara matematika itu akan menurun. Karena ada beberapa orang yang tidak setuju dengan kerja Ahok, oh ada 2 alternatif lagi," tandasnya.

No comments:

Post a Comment