loading...

Friday, October 14, 2016

Luarbiasa Dosen Ini Mempunyai 145 Gelar Di belakang Namanya, Trs Skirpsi Kalian Gimana Bro!!!!

Menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi adalah hak setiap orang dan itu hal yang wajar
Di Indonesia, fenomena seperti itu sudah umum ditemukan.
Setelah lulus SMA/SMK lalu melanjutkan studinya di sebuah universitas.

Hasil gambar untuk dosen ini punya 145 gelar

Bahkan tak jarang yang mengambil kuliah di luar negeri demi mengejar gelar.

Memiliki gelar yang disematkan di belakang nama juga sudah banyak ditemui, misalnya S.S. (Sarjana Sastra), S.H. (Sarjana Hukum), S.E. (Sarjana Ekonomi).

Selain gelar-gelar di atas, biasanya ada yang masih kurang puas dengan pendidikannya.

Mereka akan melanjutkan studinya ke jenjang Master yaitu S2, sehingga di belakang nama akan di sematkan dua gelar, contohnya Bagus Adi Putra, S.S., M.Hum.Mempunyai dua gelar di belakang nama itu sudah sangat hebat.

Namun, bisakah kamu membayangkan seseorang memililki gelar lebih dari dua, bahkan ratusan?

Profesor VN Parthiban, seorang dosen senior asal Chennai, IndiaSelatan yang 'hobi' mengoleksi gelar perguruan tinggi.

Dilansir dari thesundayindian.com, pria 50 tahun ini selama 30 tahun terakhir memiliki 8 gelar master hukum, 10 gelar master seni, 8 gelar master ekonomi, 3 gelar master sains, 12 gelar master filsafat, 9 gelar master bisnis, serta gelar-gelar yang lain.

Semua itu, jika dijumlahkan, kamu akan mendapati ada 145 gelar dibelakang namanya!

Ya, 145 gelar!

Orang Tamil ini mengatakan kepada The Sunday Indian, dirinya masih ingin terus belajar, meski sudah ada ratusan gelar mengekor namanya.Dirinya mengaku sangat menikmati pendidikannya dan tidak pernah merasa kesulitan dengan perbedaan mata kuliah yang dia ajarkan ke mahasiswanya.

Istrinya adalah seornag karyawan bank dan anak-anaknya tengah kuliah di jurusan teknik.

Hal yang lebih mengagetkan, sang istri ingin mengimbagi pendidikan Parthiban.

Kini, istrinya juga telah memiliki tak kurang dari sembilan gelar sarjana dan master.

No comments:

Post a Comment