Monday, October 3, 2016

Inilah Sosok diDuga Sebagai Guru Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Pengikut di Padepokan Dimas Kanjeng sering mendapat cerita dari Taat Pribadi. salah satunya, bagaimana Taat Pribadi mendapatkan ilmu menggandakan uang (istilah pengikutnya “memproses”), yang disebut ilmu “Kun”.
Guru Dari Dimas Kanjeng taat pribadi

Sekretaris Urusan Program Padepokan Dimas Kanjeng, Hermanto menjelaskan, cukup lama Taat Pribadi berguru ke Sumenep Madura kepada seorang Kyai bernama Gung Selamet, menurutnya Kyai itu masih cicit raja Sumenep ke 29, R. Tumenggung Tirtonegoro / Bindoro Saod / moh. Saod

“Bindoro Saod ini turunan dari ulama-ulama kharismatik di Batu Ampar, Pamekasan,” ujar Hermanto.

Menurutnya, Sejak usia belasan tahun, Taat Pribadi sering mencari guru. Bahkan, saat masih sekolah, Taat Pribadi menggunakan uang SPP untuk keperluan belajar ilmu tersebut.

Sering pergi ke beberapa Kyai untuk berguru lanjut Hermanto. Hingga akhirnya berusaha berguru ke Kyai Gung Selamet, di Sumenep.

“tapi sempat tidak dihiraukan selama tiga bulan” Tambahnya

Setelah beberapa tahun mendalami ilmu dari Gung Slamet, Taat Pribadi disuruh oleh gurunya itu untuk menemui kyai bernama Ilyas di Mojokerto.

Dari hasil berguru selama bertahun-tahun di bebepara tempat, Taat Pribadi mengaku mampu menggandakan uang, mulai dari rupiah, hingga mata uang asing dengan cara yang beragam, salah satunya mengeluarkan uang dari jubahnya.

“Banyak cara, tidak hanya dari jubah itu saja. Terakhir, Yang Mulia itu memproses hanya dengan tepukan tangan ke paha beliau. Atau mengambil barang seperti jam tangan seperti mengambil mangga,” katanya

Tidak hanya itu saja, Menurut pengikut asal Sumenep, Madura itu, semua pengikut Dimas Kanjeng pernah menikmati makanan seperti bakso, buah-buahan dan makanan yang lainnya hasil proses Taat Pribadi.

Bahkan, Taat Pribadi juga bisa memproses dan mendatangkan sebuah sepeda motor

“Katanya, ayo mau apa sekarang, motor? Itu coba lihat, ambil saja. Kondisi di luar masih hujan, motor CBR itu masih basah. Susahnya itu mengeluarkan motor itu dari ruangan, harus dipretelin dulu,” katanya.

Meski telah memiliki kemampuan ilmu “Kun”, Taat Pribadi diketahui tidak fasih l membaca Al-Quran

Meski begitu, para pengikutnya meyakini, Taat Pribadi saaah olah orang terpilih yang mendapat kemampuan khusus semacam itu. Herman membandingkan Taat Pribadi dengan Syaikhona Kholil bin Abdul Latif Bangkalan yang kefasihan bacaan Qurannya tidak langsung sempurna.

No comments:

Post a Comment