loading...

Wednesday, September 28, 2016

Berita Duka, Bocah Dengan Berat 180kg Meninggal Dunia

Bocah yang mengalami obesitas dengan berat badan 180 kg meninggal dunia. Bocah berusia 19 tahun itu meninggal di rumah sakit hari Senin 26 September 2016.

Wahid Zaenanda memang sempat menjalani perawatan di RSUD Kardinah Kota Tegal sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Tim dokter sempat menyatakan kondis Wahid stabil, tapi takdir tidak bisa dihindari.
 bocah berat 180 kg meninggal dunia

Ibu Wahid, Winarni mengatakan anaknya sempat mengeluh sakit perut beberapa jam sebelum meninggal. Bahkan Wahid meminta selang infusnya dilepas karena tidak merasa nyaman.Winarni menyebut anaknya tetap terlihat gembira bahkan minta dibelikan AC untuk dipasang dirumah sebelum meninggal. Meski merasa berat, Winarni mengaku telah mengiklaskan kepergian anak sulungnya. Winarni tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu Wahid Zaenanda selama ini.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kardinah, Agus Dwi S menyampaikan penyebab meninggalnya Wahid Zaenanda. Agus menyebut Wahid mengalami Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau penyumbatan pernapasan saat tidur. Pernafasan Wahid terganggu karena obesitas yang dideritanya.

Agus menyampaikan bahwa kondisi Wahid Zaenanda saat dibawa pertama kali ke rumah sakit sudah memprihatinkan. Dia menyebut Wahid terlambat dibawa ke RS, pihak rumah sakit akhirnya mengobati orgam dalam dan masih progress koreksi.Jenazah Wahid Zaenanda tidak dibawa masuk ke dalam rumah duka karena warga sulit untuk menggotongnya. Akhirnya Wahid dishalatkan diatas mobil ambulans. Setelah itu langsung dibawa ke TPU Cleret Kelurahan Randugunting untuk dimakamkan.

Warga sempat kesusahan saat hendak memakamkan jenazah Wahid yang memiliki bobot 180 kilogram. Warga terpaksamenurunkan peti jenazah Wahid menggunakan tali supaya lebih mudah.

Wakil Wali Kota Tegal, HM. Nursoleh yang juga bertakziah mengatakan supaya kejadian seperti itu tidak terulang lagi. Nursoleh menghimbau kepada semua orang tua supaya segera mmebawa anaknya kerumah sakit, jangan sampai menunggu kondisi yang semakin parah karena pengobatan tidak akan maksimal.

No comments:

Post a Comment