loading...

Saturday, January 9, 2016

Wanita Ini Menggal Dunia Setelah Minum Es Kopi


Wayan Mirna L Salimi, 27 tahun meninggal saat makan di Restoran Olivier, West Mall, Grand Indonesia. Dia tewas usai meminum seteguk es kopi vietnam yang dia pesan di restoran tersebut.
Penyebab kematian Mirna kemudian menjadi teka-teki. Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi sebab Mirna meninggal seketika itu.
Tetapi, seorang sahabat Mirna diketahui bernama Fransiska, menggunggah status terkait kematian wanita ini. Dalam akun media sosial Path, Fransiska menulis kematian Mirna bukan karena meminum es kopi.
kopi

"Tapi perlu di klarifikasi bahwa penyebabnya bukan se mata2 krn minum kopi vietnam, tetapi karena sebelumnya minum obat kurus... lalu pergi minum kopi bikin jantungnya berdebar2 maka kena serangan jantung," tulis Fransiska, diakses pada Sabtu, 9 Januari 2016.
Meski demikian, pihak kepolisian menyatakan belum terdapat kepastian terkait penyebab kematian Mirna. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan.
"Sedang diselidiki dan penyebab kematian belum dipastikan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal.
Sebelumnya, Mirna pergi ke restoran Olivier bersama kedua sahabatnya. Dia memesan es kopi vietnam di restoran tersebut.
Tetapi, baru saja meminum seteguk es kopi tersebut, Mirna seketika mengalami kejang-kejang. ia dilarikan ke klinik Damayanti, klinik yang ada di pusat perbelanjaan tersebut untuk mendapat penanganan medis, namun sayangnya nyawanya tak tertolong.
Kepolisian menyatakan penyebab kematian Mirna belum dapat dipastikan. Sebab, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab tewasnya wanita berparas cantik itu.
"Kami minta kepada seluruh masyarakat, bahwa polisi sedang menyelidiki kasus ini dan penyebab kematian belum dipastikan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Muhammad Iqbal, Sabtu kemarin. 
Kata Iqbal, penyelidikan dilakukan dengan mengamankan berbagai barang bukti dan memeriksa enam saksi yang berada di lokasi saat Mirna menghembuskan nafas terakhir.

"Jadi kami harap bersabar dan kepada masyarakat jangan dulu menyimpulkan penyebab kematian yang dapat memprovokasi dan memperkeruh suasana," ujarnya
Keluarga Wayan Mirna (27), perempuan muda yang ditemukan tewas di pusat perbelanjaan Grand Indonesia (GI), menyetujui langkah polisi melakukan autopsi pada jenazah Mirna.
"kita sudah berbicara dengan orangtua dan keluarga besar mirna, mencoba meyakinkan mereka dilakukan autopsi. Alhamdulillah mereka setuju," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, Minggu dini hari.
Dalam kasus kematian Mirna diduga ada yang tak wajar. Sehingga, kata Krishna, autopsi ini diperlukan untuk bisa mengungkap penyebab kematian korban. "Kalau tidak ada autopsi maka polisi tidak bisa melakukan penyelidikan maupun penyidikan," ujarnya
Sebelumnya polisi telah meminta keterangan keluarga korban tentang riwayat kesehatan korban dan mengirim contoh kopi ke laboraturium.
"Setelah autopsi selesai dilakukan, jenazah akan dikembalikan ke Dharmais, dan bisa segera dimakamkan," kata Krishna.
Polisi memeriksa enam saksi terkait kematian Wayan Mirna L Salimin (27). Mereka adalah orang-orang yang ada di lokasi saat korban ditemukan meninggal dunia pada Kamis malam, 7 Januari 2016.

"Ada empat dari karyawan restoran dan dua orang teman korban yang saat itu bersama korban," tutur Iqbal.
Keterangan para saksi itu nantinya akan dijadikan sebagai salah satu alat bukti selain bukti-bukti lain yang amankan kepolisian di lokasi.



No comments:

Post a Comment