loading...

Friday, January 1, 2016

Subhanallah inilah Rekening Bank milik Usman bin Affan radhiallahu ‘anhu, Kehebatan Sedekah


Mungkin tidak pernah terbayang oleh siapa pun, jika di salah satu Bank Saudi Arabia yang sampai saat ini menyimpan rekening atas nama salah seorang Sahabat Rasulullah, Usman bin Affan radhiallahu ‘anhu.
Bagaimana bisa terjadi, bukankah Usman bin Affan ra, masa kehidupannya sekitar 1400 tahun yang lalu?
utsman

The picture on the left shows the Well of Uthman (RA), eaalimtravel.com
Inilah kisahnya…
Setelah hijrah, jumlah kaum Muslimin di Madinah semakin bertambah banyak. Salah satu kebutuhan dasar yang mendesak adalah ketersediaan air jernih. Kala itu sumur terbesar dan terbaik adalah Bi’ru Rumah, milik seorang Yahudi pelit dan oportunis. Dia hanya mau berbagi air sumurnya itu secara jual beli. Mengetahui hal itu, Usman bin Affan mendatangi si Yahudi dan membeli ‘setengah’ air sumur Rumah. Usman lalu mewakafkannya untuk keperluan kaum Muslimin.
Dengan semakin bertambahnya penduduk Muslim, kebutuhan akan air jernih pun kian meningkat. Karena itu, Usman pun akhirnya membeli ‘sisa’ air sumur Rumah dengan harga keseluruhan 38.000 dirham. Untuk kali ini pun Usman kembali mewakafkannya untuk kaum Muslimin.
Singkat cerita, pada masa-masa berikutnya, wakaf Usman bin Affan terus berkembang. Bermula dari sumur terus melebar menjadi kebun nan luas. Kebun wakaf Usman dirawat dengan baik semasa pemerintahan Daulah Usmaniyah (Turki Usmani).
Setelah Kerajaan Saudi Arabia berdiri, perawatan berjalan semakin baik. Alhasil, di kebun tersebut tumbuh sekitar 1550 pohon kurma.
utsman11
Kerajaan Saudi, melalui Kementrian Pertanian, mengelola hasil kebun wakaf Usman tersebut. Uang yang didapat dari panen kurma dibagi dua; setengahnya dibagikan kepada anak-anak yatim dan fakir miskin. Sedang separuhnya lagi disimpan di sebuah bank dengan rekening atas nama Usman bin Affan.
Rekening atas nama Usman tersebut dipegang oleh Kementerian Wakaf.
Dengan begitu ‘kekayaan’ Usman bin Affan yang tersimpan di bank terus bertambah. Sampai pada akhirnya dapat digunakan untuk membeli sebidang tanah di kawasan Markaziyah (area eksklusif) dekat Masjid Nabawi.
Di atas tanah tersebut, saat ini tengah dibangun sebuah hotel berbintang lima dengan dana masih dari ‘rekening’ Usman. Pembangunan hotel tersebut kini sudah masuk tahap akhir. Rencananya, hotel ‘Usman bin Affan’ tersebut akan disewakan kepada sebuah perusahaan pengelola hotel ternama.
utsman1
Melalui kontrak sewa ini, income tahunan yang diperkirakan akan diraih mencapai lebih 50 juta Riyal (sekitar Rp. 16 Milyar). Pengelolaan penghasilan tersebut akan tetap sama. Separuhnya dibagikan kepada anak-anak yatim dan fakir miskin. Sedang separuhnya lagi disimpan di ‘rekening’ Usman bin Affan.
Uniknya, tanah yang digunakan untuk membangun hotel tersebut tercatat pada Dinas Tata Kota Madinah atas nama Usman bin Affan.


18 comments:

  1. Coba diindnesia begitu!,Rakyat pasti sejahtera!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga aja ada mas, mari kita berdoa bersama semoga rakyat indonesia semuanya makmur, dan menjadi contoh untuk negara lain, amin

      Delete
  2. Kapan di NKRI pengelolaan harta wakaf/infak/sedekah/zakat bisa seperti itu?

    ReplyDelete
  3. Mudah"an adanya Artikel spt ini menjadi inspiratif bagi Ummat Mayoritas untuk bangkit dari alam Jahilun Juhala ke alam Baldatun Thayyibat amiien.

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin y allah,
      tolong sebarin artikel ini mas supaya bisa mengispirasi banyak orang

      Delete
  4. Mudah"an adanya Artikel spt ini menjadi inspiratif bagi Ummat Mayoritas untuk bangkit dari alam Jahilun Juhala ke alam Baldatun Thayyibat amiien.

    ReplyDelete
  5. Replies
    1. amiin,,
      jadikan sedekah sebagai budaya

      Delete
  6. Disekitar kita Kepentingan kantong sendiri msh lebih utama ketimbang kepentingan umum. Betul apa betul.

    ReplyDelete
  7. Keren banget umat, gimana pahalanya ya? Banyak banget kali

    ReplyDelete
  8. Wah pemikiran yang visioner, patut ditiru:)

    ReplyDelete
  9. semoga kita mampu mencotoh para sahabat sahabat Rasulullah, yg rajid bersodaqoh

    ReplyDelete
  10. semoga yang koment disini semuanya menjadi ahli sodakoh

    ReplyDelete
  11. Subhaanalloh. Ini bagian dari Dakwah ekonomi Islam

    ReplyDelete