loading...

Thursday, December 24, 2015

Subhanallah Inilah Alasan Kenapa Laki-laki Tidak Boleh Memakai Perhiasan


apakah saat ini Sahabat memakai perhiasan yang terbuat dari emas? Cincin, gelang, atau kalung emas? Jika iya, ada baiknya Sahabat mempertimbangkan untuk menanggalkannya. Simpan perhiasan itu! Mulai dari sekarang jangan pernah digunakan lagi. Kalau perlu, jual! Belilah perhiasan lain yang tidak terbuat dari emas. Atau, Sahabat bisa memberikannya kepada perempuan-perempuan yang Sahabat sayangi, ibu, kakak, adik perempuan, istri, atau anak perempuan Sahabat. 

infoluarbiasa.com

Tulisan kali ini ingin mengajak Sahabat semua untuk melihat alasan ilmiah larangan memakai perhiasan emas bagi laki-laki. 
Alasan ilmiah mengapa lelaki tidak boleh memakai perhiasan emas. Para ahli fisika telah menyimpulkan bahwa atom pada emas mampu menembus ke dalam kulit dan masuk ke dalam darah manusia, dan jika lelaki mengenakan emas dalam jumlah tertentu dan dalam jangka waktu yang lama, maka dampak yang ditimbulkan yaitu di dalam darah dan urine akan mengandung atom emas dalam prosentase yang melebihi batas. Peristiwa ini juga dikenal dengan sebutan “migrasi emas”. Apabila hal ini terjadi, maka akan mengakibatkan penyakit Alzheimer.

Alzheimer adalah adalah kondisi neurologis yang ditandai dengan penurunan daya ingat dan penilaian secara bertahap, yang biasanya disertai dengan perubahan kepribadian dan kemampuan untuk mengekspresikan diri. Hal ini terjadi akibat akumulasi dari gumpalan protein dan kekusutan serabut sel saraf di dalam otak seseorang yang mengakibatkan terjadinya kematian sel saraf di dalam otak, sehingga mengganggu fungsi normal dari otak. Sayangnya, tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan penyakit ini. Sebagian besar perawatan dan intervensi ditujukan hanya untuk mengurangi gejalanya saja. 

Itulah yang akan Sahabat alami jika Sahabat adalah seorang lelaki dan tetap ngotot memakai perhiasan yan terbuat dari emas. Kumpulan Misteri yakin Sahabat tidak ingin menjadi orang pikun ‘kan? 

Lalu bagaimana dengan perempuan? Mengapa perempuan boleh mengenakan perhiasan yang terbuat dari emas? 

Penelitian tentang ini menyebutkan bahwa dalam tubuh seorang perempuan, terdapat suatu lemak unik yang tidak dimiliki oleh seorang laki-laki. Lemak ini akan mencegah unsur senyawa atom emas untuk masuk ke dalam tubuh. Sehingga saat atom ini masuk ia hanya mampu menembus kulit, namun tidak bisa menembus lemak yang menghalangi jalan menuju daging dan darah.

Penelitian lain menyebutkan bahwa di dalam tubuh seorang perempuan zat emas bisa masuk ke dalam tubuh dan mengalir bersama darah. Namun, zat ini tidak akan berbahaya karena akan dibuang bersama darah saat haid (menstruasi). 

Jadi sekarang Sahabat sudah tahu kan alasan mengapa seorang lelaki tidak boleh sedangkan perempuan boleh menggunakan perhiasan yang terbuat dari emas? 

Tak lengkap rasanya tulisan ini kalau penulis tidak memaparkan larangan agama terhadap laki-laki yang menggunakan perhiasan Emas. 

Suatu hari Rasulullah SAW bertemu seorang lelaki yang memakai cincin emas di tangannya. Beliau mencabut cincin tersebut lalu melemparnya, kemudian bersabda:
“Seseorang dari kalian telah sengaja mengambil bara api neraka dengan meletakkan di tangannya” (HR. Bukhari dan Muslim).

Pada kesempatan lain Rasulullah bersabda:
“Emas dan sutra dihalalkan bagi umatku yang wanita, namun haram bagi lelakinya” (HR. Ahmad).
"Barangsiapa yang mati dari ummatku sedang (di masa hidupnya) ia minum khamr, maka kepadanya Allah mengharamkan meminumnya di surga. Dan barangsiapa yang mati dari ummatku, sedang (di masa hidupnya) ia memakai perhiasan emas, maka kepadanya Allah mengharamkan memakainya di surga". (HR. Ahmad).

Dasar kajian agama yang penulis sajikan di sini memang berdasarkan kajian Islam. Karena kebetulan Penulis sendiri beragama Islam. Sahabat boleh menyetujuinya boleh juga tidak. Karena mungkin saja tidak sesuai dengan ajaran yang Sahabat Anut. 

kita semua akan memiliki pendapat yang sama tentang pendapat ilmiah yang penulis sajikan di atas. Jika masih ada juga yang mau berpendapat beda, berarti dia harus melakukan penilitian baru. Penulis senang sekali untuk membacanya, jika memang ada.


No comments:

Post a Comment