Friday, November 27, 2015

Inilah Pengelihatan Tentang Neraka, Harus Dibaca

Sejak kecil kita selalu diajarkan atau bahkan ditakut-takuti dengan neraka. Tempat super seram yang digunakan sebagai lahan penyiksaan manusia ini selalu membuat kita bergidik. Akhirnya banyak dari kita berlomba-lomba dalam kebaikan agar tidak sampai masuk ke dalam neraka yang katanya dipenuhi darah dan penyiksaan.

Well, itu adalah hal-hal yang kita dapat dari guru atau pun kitab suci. Lantas bagaimana penampakan neraka yang sesungguhnya? Beberapa orang di masa lalu mengaku mendapatkan penglihatan tentang isi neraka yang ternyata jauh lebih mengerikan. Berikut kisahnya untuk Anda!

1. The Apocalypse of Peter

Apocalypse of Peter adalah sebuah buku teks yang berisi beberapa ilustrasi tentang neraka. Orang yang menulis ini bernama Peter. Ia menulis setelah mendapatkan pandangan atau vision tentang isi neraka. Buka ini ditulis sekitar ribuan tahun lalu.
The Apocalypse of Peter [image source]
The Apocalypse of Peter
Dalam buku ini dikisahkan gambaran neraka yang mengerikan. Misal orang yang digantung tapi memakai lidahnya. Selain itu banyak sekali kolam-kolam berbusa yang isinya adalah darah. Hukuman biasanya dilakukan dengan menusukkan logam ke mata dan juga telinga. Selain itu Peter juga menyebutkan jika wanita lesbian dan dan juga transgender akan dijatuhkan dari tebing yang tinggi hingga tiada.

2. Penglihatan St. Faustina

Pada awal abad ke-20 hiduplah seorang suster di Gereja Polandia bernama Mary Faustina. Ia saat ini dikenal sebagai salah satu Santa, atau orang yang diagungkan. Semasa hidup, beliau banyak sekali mendapatkan penglihatan tentang neraka yang menurutnya sangat mengerikan. Namun tak begitu penuh darah.
Pengelihatan St. Faustina [image source]

Jiwa-jiwa yang ada di neraka biasanya adalah orang yang tak percaya akan Tuhan. Mereka adalah pendusta. Dalam tulisannya, suster Faustina menyebut neraka adalah wilayah luas, gelap dan penuh asap di mana-mana. Ia mengatakan jika Tuhan akan membakar langsung pendusta yang semasa hidup terus berbuat onar. Selain itu iblis akan berkeliaran dan menyiksa manusia dengan caranya sendiri.

3. Mimpi St. Don Bosco

Don Bosco adalah seorang pendeta yang hidup di abad ke-19. Ia adalah orang yang sangat menyukai anak-anak. Itulah mengapa sepanjang hidup Don Bosco selalu membantu anak jalanan. Suatu ketika saat sedang tidur, Don Bosco mendadak mendapatkan sebuah penglihatan tentang keadaan neraka yang menurutnya sangat mengerikan. Dalam mimpinya, Don Bosco melihat banyak orang berjalan menyusuri bukit dengan tergesa-gesa.
Mimpi St. Don Bosco [image source]

Orang-orang ini tanpa sadar menguliti tubuhnya sendiri. Merobek kulit lalu membuangnya ke udara. Don Bosco mengikuti arah perginya orang-orang dan mendapati banyak sekali bagian tubuh berceceran. Seperti bola mata, tangan, kaki, jantung, dan juga hati. Lalu Don Bosco bertanya pada malaikat yang dilihatnya tentang sampai penderitaan itu. Malaikat itu menjawab dengan tegas: selamanya!

4. Penglihatan Drythelm

Drythelm adalah seorang Bangsawan Inggris yang hidup di abad ke-7 masehi. Ia pernah mengalami kejadian terburuk dalam hidupnya. Ia merasakan sebuah neraka karena ia nyaris mati dalam sebuah peristiwa. Dalam pandangannya, Drythelm melihat dua lembah yang berdekatan namun berisi dua hal yang berbeda. Satu sisi berisi api yang sangat panas dan satu sisi berisi es yang sangat dingin.
Pengelihatan Drythelm [image source]

Orang yang berada di zona merah akan terbakar hingga tak bernyawa. Sedangkan orang yang ada di zona biru akan membeku hingga menyerupai batu. Selain dua hal di atas, Drythelm juga menyaksikan sebuah bola-bola yang berisi jiwa manusia. Bola itu dibakar dengan api yang sangat kuat hingga yang ada di dalam bola menjerit kesakitan. Pengalaman mengerikan ini membuat Drythelm dibayangi mimpi buruk nyaris setiap hari.

5. Penglihatan Anne Catherine Emmerich

Anne adalah seorang anak yang lahir di abad ke-18 masehi. Sejak kecil ia diberi kelebihan untuk lebih sensitif dengan hal-hal berbau mistik. Suatu ketika ia mendapatkan sebuah penglihatan tentang neraka yang menurutnya cukup mengerikan. Bahkan jiwa yang masuk ke dalamnya akan mengalami kesakitan yang bertubi-tubi.
Pengelihatan Anne Catherine Emmerich [image source]

Neraka dalam versi Anne adalah sebuah tempat yang mirip sekali dengan reruntuhan kuno. Tempat ini sangat gelap dan dipenuhi dengan binatang buas yang suka memakan jiwa. Iblis akan berkeliaran untuk mencari mangsa jiwa dan mengambilnya juga sebagai pengikut. Apa yang digambarkan oleh Anne mungkin mirip sekali dengan dunia apocalypse yang sering muncul dalam film.

6. Penglihatan Swedenborg

Swedenborg adalah seorang filsuf yang hidup di pertengahan abad ke-18. Ia membuat buku yang berisi pandangannya tentang surga dan neraka. Menurutnya Swedenborg, surga dan neraka jumlahnya lebih dari satu. Setiap tempat juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Salah satu neraka yang digambarkan oleh Swedenborg berupa kota yang kacau balau. Banyak sekali kejahatan hingga saling membunuh adalah hal yang biasa.
Pengelihatan Swedenborg [image source]

Selanjutnya neraka juga berupa hutan yang sangat gelap yang dipenuhi pohon duri dan binatang buas. Manusia bisa masuk ke sana dan menikmati semua siksaan yang ada. Satu hal lagi, manusia tidak akan bisa keluar dari zona itu sampai kapan pun.

7. Penglihatan dari Tundale

Tundale adalah seorang pria bangsawan dari Irlandia. Ia hidup sekitar abad pertengahan dan menjadi terkenal setelah penglihatannya akan neraka terungkap. Menurut Tundale, neraka adalah sebuah tempat di mana manusia bisa dimasak oleh iblis penguasanya. Mereka akan ditusuk, hingga dicincang lalu dimasukkan dalam sebuah kuali yang sangat besar.
Pengelihatan dari Tundale [image source]

Satu hal lagi yang membuat neraka jadi sangat ngeri. Di sana hidup sebuah raksasa kejam yang sekali makan bisa menghabiskan 9.000 orang. Nama monster itu Acheron dan selalu haus dengan jiwa-jiwa manusia yang penuh dosa. Selain itu manusia juga akan dimakan oleh kerumunan anjing, ular, tikus, hingga hewan bergigi yang tak ada di dunia.

No comments:

Post a Comment